Rabu, 04 November 2009

Lanjutan QS.10;10-13

QS.YUNUS.10:10.Doa mereka di dalamnya ialah, “Subhanakallahumma” (Mahasuci Engkau, ya Tuhan kami), dan salam penghormatan mereka ialah, “Salam” (salam sejahtera). Dan penutup doa mereka “Alhamdulillahi Robbil’alamin’ (segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam)

Di dalam surga, penghuninya tetap mensucikan Allah, bertasbih, membuka dan menutup selalu dengan memuji Allah. Maka kita wajib memperbanyak memuji Allah agar rahmatnya sampai pada kita.

QS.YUNUS;10:11. Dan kalau Allah menyegerakan keburukan bagi manusia seperti permintaan mereka untuk menyegerakan kebaikan, pasti diakhiri umur mereka. Namun Kami biarkan orang-orang yang mengharapkan pertemuan dengan Kami, bingung di dalam kesesatan mereka.

Intinya Allah akan menyegerakan orang yang meminta kebaikan dan menundanya bila meminta keburukan.Maka segerakanlah berbuat baik seperti Allah menyegerakan kebaikan pada umatNya. Dan Allah membiarkan orang-orang yang tidak ingin berjumpa denganNya dalam kebingungan dan kesesatan. Berjanjilah dalam hati dan lakukanlah bahwa kita ingin menghadap Allah dengan bekal yang banyak, dengan nilai rapor yang dicatat malaikat rapor yang baik selalu mengingat Allah dimana pun berada, agar kita selamt dunia akherat.

QS.YUNUS;10:12.Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk, atau berdiri, tetapi setelah kami hilangkan bahaya itu darinya, dia (kembali ke jalan yang sesat), seolah-olah dia tak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang menimpanya. Demikianlah dijadikan teasa indah bagi orang-orang yang melampaui batas apa yang mereka kerjakan.

Ayat ini menjelaskan bahwa manusia ketika sedikit saja tersentuh bahaya, mereka minta pertolongan dengan cara berdiri, duduk, dan berbaring.Allah lah yang paling tahu kadaan manusia, Dial lah yang mengaturnya. Tapi ketika Allah hilangkan bahaya dari mereka, mereka tidak ingat Allah lagi.Allah diingat ketika nyawanya terancam, ketika kelaparan, Imannya tidak konsisten. Mengapa Allah berbicara seperti ini dalam firmanNya, Karena seharusnya dalam keadaan apa pun kita harus mengngat Allah. Dari ayat ini kita belajar, apakah kita bertasbih hanya ketika kita dalam keadan terjepit, dalam ancaman bahaya, atau teraniaya?. Perlu kita sadari bahwa Allah menolong kita dalam keadaan apa pun. Karena nikmat Allah lebih banyak daripada ibadah kita. Ketika kita berdoa sebenarnya kita menunjukkan ketawadhuan kita, nilai ini pun sudah berpahala di mata Allah.

QS.YUNUS;10:13.Dan sungguh Kami telah membinsakan umat-uamat sebelum kamu,ketika mereka berbuat zalim, padahal para raul mereka telah dating membawa keterangan-keterangan(yang nyata), tetapi mereka sama sekali tidak mau beriman. Demikianlah kami member balasan kepada orang-orang yang berbuat dosa.

Zalim disini arinya tidak memenuhi hak orang lain, hak Allah, curang, menganiaya orang lain. Seperti kita ketahui bahwa hak seorang muslim itu, ditengok bila sakit, didoakan agar cepat sembuh, dan bila meninggal berhak, di mandikan, dikafani, disholati, dan dimakamkan.
Secara umum manusia diajak untuk berbuat baik.Sabar. Tidak perlu marah. Karena marah merupakan bentuk kezaliman. Sedangkan kezaliman pada Allah, jika kita syirik, tidak shalat, tidak zakat, dan bentuk-bentuk kemusyrikan lainnya.Agar tidak zalim kita harus menjaga iman kita.sehingga tidak membuat keslahan yang sama, sehingga Allah murka dan menurunkan azabNya. Karena kezaliman yang melampaui batas akan dihentikan Allah dengan peristiwa yang mengerikan. Ingat peristiwa Firaun yang ditenggelamkan di laut Merah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar